Hidup itu pasang surut, kadang diatas kadang dibawah. Ada suka ada duka, ada tawa ada tangis. Namun hidup juga terasa datar.. ketika tawa, tangis, diatas maupun di bawah berlalu cepat dan terus menerus tanpa henti. Tawa sebentar lalu menangis demikian lama... mengecap suka sesaat.. mengecap duka demikian lama. Semua harus dijalani..ini hidup harus dihadapi.
Semua peristiwa pasti ada hikmahnya, tak ada kesuksesan tanpa ujian. Allah Maha Adil, dan Allah sangat sayang dengan hambaNya. Dia membiarkan air mata terus mengalir, Dia membiarkan hambaNya terus meratap, hanya agar hambaNya terus mengingat Nya. Bagaimana jika Dia memberikan tawa?bahagia tanpa henti? Apakah hambaNya akan terus mengingatNya? akan terus bersyukur?
Pun do'a tidak sempurna, pun ratapan itu terasa hambar... namun tidak bagi Allah. Dia Yang Mengetahui yang terbaik bagi hambaNya. Apakah itu sekarang atau nanti, apakah di dunia atau di akhirat. Kita bisa mengatakan tidak, kita bisa beribu kali menolak, kita bisa mengatakan jijik namun apakah kita tahu bahwa yang kita katakan tidak, kita tolak dan kita jijik itu baik untuk kita? Kita boleh menjauh, menghindar...namun bagaimana jika Allah mendekatkan dan menyatukan?
Kita tak pernah tahu dan tak akan pernah tahu, kadang menjadi amat sangat merasa lelah. Namun Allah tak pernah lelah mengasihi kita, tak pernah lelah mendengar do'a kita yang 'tak sempurna', tak bosan mendengar ratapan kita yang terasa hambar.
Lelah.. ya lelah... menunggu entah sampai kapan...menangis sampai air mata mengering, meratap hingga tak bersuara. Namun.. jangan sampai Allah hilang dari hati kita, jangan sampai kita berhenti melafazkan Allah apapun yang kita alami..
Semoga kita diridhoi Allah...Amin ya Rabbal Alamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar